Pemeriksaan Klinis Trigger Finger

Pemeriksaan Klinis Trigger Finger

pemeriksaan jari kaku, terbatas, nyeri, sakit dan kehilangan fungsional aktivitas



Sobat secangkir terapi, kondisi penyakit trigger finger disebabkan oleh peradangan lokal pada jari-jari tangan.

Hal demikian disebabkan karena adanya inflamasi dari pembungkus tendon fleksor yang mengakibatkan pembungkus tersebut dapat meluncur dengan normal.

Sehingga memerlukan pemeriksaan klinis untuk menunjang diagnosa ke arah penyakit tersebut.

Pemeriksaan Nyeri Jari-Jari Tangan



Definisi

Trigger Finger adalah kondisi dimana sendi jari-jari mengalami terkunci saat digerakkan dari posisi fleksi ke posisi ekstensi.

Trigger Finger disebut juga Stenosing Tenosynovitis.


Epidemiologi


  • Prevalensi penyakit trigger finger antara wanita dan pria lebih banyak dikeluhkan oleh wanita dengan perbandingan 9:1
  • Faktor menopause adalah faktor terbesar penyebab penyakit ini dimana hampir 80% pasien yang datang ke rumah sakit menurut catatan gangguan menstruasi dan berhentinya menstruasi (menopause) adalah faktor penyebab terjadinya gejala tersebut.


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri pada jari tangan kedua dan keempat pada jari tangan sebelah kanan, usia penderita 49 tahun, jenis kelamin perempuan.

Saat bangun di pagi hari, tiba-tiba terasa nyeri tajam dan kaku pada jari tangan dengan keluhan bunyi "klik" apabila jari tangan yang kaku tersebut diluruskan (ditekuk) dan persendian jari-jari tangan terkunci.

Kemudian penderita harus berusaha keras dan menahan sakit saat jari tangan yang terkunci itu diposisikan kembali ke posisi normal. 

Sebelumnya penderita sudah mengalami menopause sekitar 1 bulan yang lalu.

Nyeri yang dirasakan setinggi caput metacarpal sampai ujung jari-jari tangan dan keluhan tersebut sudah dirasakan 1 minggu yang lalu.

Pekerjaan pasien itu adalah seorang marketing di perusahaan jasa periklanan di kota Medan dan kegiatan sehari-hari di kantor adalah mengetik komputer dan laptop, menulis catatan marketing perusahaan dan hobi penderita adalah memasak masakan Padang dimana menu makanan itu yang disukai bos dan suaminya.


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik

1. Inspeksi
  • Sekilas tidak ada keluhan dan perubahan yang nampak pada jari-jari tangan.
  • Ada gerakan unik yaitu kaku pada jari-jari ke-2 dan ke-4
2. Tes Cepat
  • Tes fleksi jari-jari tangan jari kedua dan keempat tangan kanan tertinggal dari hitungan
  • Tes ekstensi jari-jari tangan juga mengalami ketinggalan dalam hitungan
3. Tes Aktif
  • Gerak fleksi jari ke-2 dan ke-4 pada end feel ROM ada bunyi khas"klik" pada persendian itu.
  • Gerak sendi lain pada jari normal.
4.Tes pasif
  • Saat ekstensi jari bunyi klik dan nyeri
  • Terdapat nyeri saat gerakan fleksi jari dengan full ROM
5. Tes Isometrik
  1. Gerak fleksi jari ada tahanan dengan rasa nyeri
  2. Gerak jari lain negatif
6. Tes Khusus
Palpasi
  • Caput metacarpal ke-2 dan ke-4 terasa benjolan dan nyeri tekan
  • Saat dilakukan palpasi dengan gerakan fleksi full ROM dan ekstensi, maka terasa benjolan itu bergerak dari tempat asalnya.

Pemeriksaan Penunjang

Tidak memerlukan pemeriksaan penunjang dan tes


Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  1. Nyeri tekan pada jari yang sakit itu
  2. Peradangan pada jari tersebut
  3. Penebalan tendon jari-jari yang sakit
  4. Kelemahan otot tangan
  5. Sendi terkunci
Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)
  1. Makan mengalami gangguan
  2. Mengendarai sepeda motor tidak bisa lama
  3. Sakit saat menggenggam
  4. Memasak menjadi hambatan
  5. Menulis terganggu
  6. Mengetik sakit terasa pada jari-jari tangan
Partisipasi Restriksi
  • Penderita tidak mampu bekerja mengetik komputer dan laptop di Perusahaan Iklan
  • Menulis catatan marketing terasa nyeri pada jari tangan dan jika dipaksakan malah tambah nyeri
  • Hobi memasak di rumah tidak dapat dilakukan atau dihentikan sementara karena nyeri pada jari-jari tangan sehingga tidak bisa membahagiakan suaminya untuk memasak masakan Padang kesukaan suaminya
Diagnosa Berdasarkan ICF
Adanya nyeri gerak pada jari ke-2 dan ke-4 karena tendovaginitis stenosis flexor digitorum profundus


Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan
  • Menghilangkan nyeri
  • Mengembalikan gerak fungsional jari-jari tangan sehingga dapat kembali bekerja
Prinsip Terapi
  1. Meningkatkan ROM sendi jari-jari yang terbatas gerakan
  2. Menguatkan otot-otot tangan
  3. Menghilangkan nyeri pada jari-jari tangan
Edukasi
  • Mengajarkan penderita untuk menghindari kontra indikasi dari penyakit itu
  • Memberikan wawasan untuk melakukan pemrograman terapi secepat mungkin
Kriteria Rujukan
  1. Dokter Ortopedi
  2. Fisioterapi


Prognosis

Penderita dapat sembuh dan pulih dengan kondisi 99% apabila dirawat dan melakukan pemrograman terapi secepat mungkin.

Prognosis memburuk apabila sudah terjadi inflamasi kronik dan dibiarkan tanpa perawatan atau hanya dilakukan pemijatan atau konsumsi obat penghilang nyeri sebab hanya menghilangkan sementara keluhan itu namun tidak mengobati.

Penggunaan Ultra Sound Terapi, Tapping, IRR, Dry Needling dan Isometrik exercise terapi memberikan kesembuhan hampir 99% asal tidak ada pengapuran sendi jari (osteoporosis).


Kode Penyakit  

  • Kode ICD: M65.30
  • Kode ICF: -

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel