Pemeriksaan Klinis Headache Tension

Pemeriksaan Klinis Headache Tension

nyeri kepala akibat stres, tidak punya uang, susah cari kerja, dll

Sobat secangkir terapi,  nyeri kepala membuat penderita kehilangan aktivitas dalam hidup sehari-hari seperti kehilangan momen penting sehingga penderita bisa berhenti sementara dari pekerjaan dan hobi.

Sakit kepala jenis ini timbul karena ketegangan di kepala yang menimbulkan nyeri akibat kontraksi yang menetap pada otot-otot kulit kepala, dahi dan leher disertai dengan vasokontriksi ekstrakranium.

Nyeri ini mirip seperti ada kawat yang menekan lingkaran kepala Anda dan nyeri tekan di daerah oksipitoservikalis.

Sehingga memerlukan pemeriksaan klinis untuk menegakkan diagnosa penyakit tersebut.

Pemeriksaan Nyeri Kepala Karena Tekanan

Definisi

Headache Tension (HT) adalah sakit kepala yang terasa seperti tekanan dan ketegangan di dalam kepala dan sekitar kepala.

Epidemiologi

  • Penderita nyeri kepala menyerang semua umur dengan usia yang paling banyak adalah umur 25-30 tahun.
  • Puncak prevalensi sakit kepala ini meningkat pada usia 30-39 tahun
  • Perbandingan wanita dan pria untuk kasus nyeri kepala ini sama dan seimbang
  • 25% penderita mengalami migren
  • 40% penderita HT ada indikasi dari riwayat penyakit keluarga
  • Hampir 90% disebabkan oleh kondisi stres dalam lingkungan kerja, sosial dan keluarga

Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri kepala seperti ada penekanan pada dahi, sekitar kulit kepala, di dalam kepala dan menjalar sampai tengkuk leher.

Sakit kepala ini hilang timbul saat aktivitas dimana dapat sembuh sementara dari istirahat total, tapi saat kambuh ada nyeri pada tekanan di kepala dan tidak berdenyut.

Keluhan mual dan muntah tidak ada, sebelumnya penderita ada riwayat penyakit keluarga yang mengalami migren yaitu ibu pasien.

Umur penderita 25 tahun, berjenis kelamin perempuan, pekerjaan sebagai katering di perusahaan ternama di kota Banjarmasin.

Hobi pasien adalah melukis dan menyanyi namun belakangan ini karena nyeri kepala itu menyebabkan terganggunya hobi dan dirasakan sudah 2 minggu yang lalu dengan keluhan nyeri tekan.

Penyebab pekerjaan dan tuntutan yang tinggi pada perusahaan katering dimana jatah kuota makanan katering meningkat sesuai pesanan membuat penderita kesulitan dalam melakukan pekerjaan itu.


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik

1. Vital Sign

  • Tanda vital 120/70 mmHg
  • Nadi 78 kali/menit
  • RR: 22 kali/menit
  • Temperatur badan: 37,3 derajat celcius

2. Inspeksi

  • Pasien cenderung menundukan sedikit kepala dan memajukan ke depan agar nyeri kepala berkurang
  • Bahu kanan dan kiri simetris
  • Jalan tidak ada keluhan
  • Nyeri kepala menjadi hebat dari posisi duduk ke berdiri

3. Palpasi

  • Terdapat spasme otot trapezius
  • Spasme otot Sternocleidomastoideus juga ikut tegang
  • Terdapat tenderness otot-otot pericranial

4. Pemeriksaan Khusus

4.1 VAS: 6 (nyeri sedang)
4.2 GCS: 15
  • E: 4
  • M: 6
  • V: 5

Pemeriksaan Penunjang

Tidak diperlukan pemeriksaan penunjang kecuali ada keluhan sekunder lain atau berubahnya diagnosa


Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi

  • Spasme otot-otot trapezius
  • Tenderness otot-otot pericranial

Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)

  1. Konsentrasi mudah terganggu saat melakukan percakapan dengan klien
  2. Mengemudi mobil mengalami gangguan hilang konsentrasi
  3. Sakit kepala apabila naik sepeda motor pada jalan yang tidak rata dan bergelombang

Partisipasi Restriksi

  • Keterbatasan dalam melakukan pekerjaan melayani katering di perusahaan
  • Melakukan ibadah ada gangguan
  • Hobi menyanyi tidak dapat dilakukan lagi karena sakit kepala

Diagnosa Berdasarkan ICF

Adanya nyeri tekan pada kepala hingga tengkuk yang mengakibatkan gangguan aktivitas sehingga menurunkan produktivitas penderita.


Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan Terapi

  1. Mengurangi nyeri
  2. Mengembalikan aktivitas fungsional penderita

Prinsip Terapi

  • Memberikan wawasan agar penderita tidak mudah cemas dan depresi dengan pekerjaan dimana menyeimbangkan kemampuan dan kemauan (stres manajemen)
  • Menjaga postur ketika sedang membaca dimana terlalu menengadahkan kepala ke depan dapat menyebabkan perubahan postur leher
  • Mengajarkan cara menjaga postur saat sedang berkendara kendaraan bermotor
  • Melakukan rilis pada ketegangan kepala

Kriteria Rujukan


  1. Dokter Spesialis Saraf
  2. Fisioterapi

Prognosis

Sakit kepala dengan tipe HT (Headache Tension) memang menyakitkan, namun tidak berbahaya bagi kesehatan, keluhan hilang timbul sewaktu terkena stres.

Prognosis akan memburuk apabila stres manajemen tidak dilakukan yaitu menyeimbangkan kemauan dan kemampuan dalam produksi katering.

Kondisi prognosis akan memburuk apabila sudah menjadi penyakit kronis HT dimana mengubah pola berpikir adalah terapi yang efektif.


Kode Penyakit

  • Kode ICD: G44.20
  • Kode ICF: -
DONASI VIA PAYPAL Mohon bantu berikan donasi apabila artikel ini memberikan manfaat. Donasi akan kami gunakan untuk pengembangan dan hidup yang lebih baik. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel