Pemeriksaan Klinis Osteoarthritis Hip Joint

pemeriksaan panggul, femur dan pemeriksaan penunjang


Sobat secangkir terapi, penyakit pengapuran pada persendian panggul menimbulkan resiko yang lebih besar pada manula (manusia lanjut usia) dimana faktor sekunder pengapuran itu perlu diperhatikan apabila penderita mengalami trauma yang mengenai persendian panggul dan tulang femur.

Apabila sudah terjadi cedera trauma pada persendian itu dan penderita mengalami keluhan tidak mampu berjalan dan ada perubahan dari pola jalan menjadi duchene gait, maka indikasi penderita positif mengalami OA hip Joint.

Pemeriksaan klinis sangat diperlukan untuk menunjang penegakan diagnosa penyakit tersebut.


Pemeriksaan Pengapuran Pada Sendi Panggul




Definisi

Osteoarthritis (OA) Panggul adalah penyakit yang mengenai panggul dengan gejala pengapuran pada persendian panggul dan tulang paha.


Epidemiologi

  • Perbandingan wanita dan pria dalam menderita OA panggul adalah 2:1
  • Wanita kulit hitam dengan penyakit OA panggul lebih banyak menderita daripada wanita kulit putih
  • Prevalensi penyakit ini meningkat secara progresif dengan meningkatnya usia yang merupakan faktor resiko kuat untuk terjadinya OA panggul
  • Umur penderita OA Panggul diatas usia 40 tahun ke atas dengan keluhan terbanyak pada usia 60-75 tahun


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri pada panggul disertai rasa ngilu dan sifat nyeri tajam sewaktu melakukan aktivitas duduk ke berdiri lalu kegiatan dengan berjalan.

Nyeri mengalami masa puncak saat pagi hari dengan gejala morning sickness disertai keterbatasan gerak dari persendian panggul.

Sebelumnya penderita pernah jatuh dari toilet karena terpeleset dari lantai kamar mandi yang licin, dengan posisi jatuh paha menyangga tubuh disertai bunyi krepitasi di paha, kejadian itu sejak 1 bulan yang lalu.

Umur penderita adalah 64 tahun, berjenis kelamin perempuan yang mempunyai hobi menanam bunga di kebun dan pekerjaan setiap hari adalah ibu rumah tangga.


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik

1. Inspeksi
  • Ada perbedaan pembebanan berat badan pada sisi yang sehat
  • Pola jalan penderita adalah Duchene Gait
2. Tes Cepat
  • Keterbatasan pada internal rotasi pada sendi paha
  • Pola jalan saat penderita berjalan adalah duchene gait
3. Tes Gerak Aktif
  • Nyeri dan terbatas pada paha
  • Bunyi krepitasi pada gerak Hip
  • Joint internal rotasi
4. Tes Gerak Pasif
  • Adduksi mengalami keterbatasan
  • Fleksi hip joint terbatas
  • Firm end feel pada saat dilakukan gerakan full ROM persendian paha
4. Tes Isometrik
  • Tidak ditemukan gangguan khas pada persendian paha
  • Tes Isometrik negatif
5. Tes Khusus
5.1 Joint play movement test dengan keterbatasan internal rotasi
  • Terdapat cranial compression dari persendian paha
  • Kompresi tersebut membuat persendian meradang
5.2 Tes Corpus libera terdapat nyeri

Pemeriksaan Penunjang

Rontgen:
  • Gambaran dari X-Ray terdapat penyempitan pada sela sendi paha
  • Penebalan tulang subchondrole
  • Gambaran Osteofit


Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  1. Terdapat inflamasi
  2. Kelemahan otot panggul
  3. Hypomobility
  4. Terdapat instabilitas sendi paha
  5. Adanya perubahan deformitas pada paha
  6. Nyeri inguinal
  7. Micro sirkulasi pada pembuluh darah di panggul
Keterbatasan Aktivitas
  • Penderita tidak mampu melakukan gerakan bersila
  • Gerakan berjalan mengalami hambatan
  • Naik turun tangga tidak dapat dilakukan
Partisipasi Restriksi
  • Penderita tidak bisa bekerja di dapur dimana pekerjaan tersebut membebani persendian paha
  • Hobi menanam bunga tidak dapat dilakukan lagi karena nyeri yang dirasakan
  • Penderita sementara waktu tidak bisa melakukan ibadah atau sembahyang
  • Pekerjaan belanja di pasar mengalami hambatan dan tidak mungkin dilakukan karena berjalan terasa sakit
Diagnosa Berdasarkan ICF
Adanya Capsular pattern hip joint dengan keluhan sekunder osteoarthritis femur, instabilitas hip joint


Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan Terapi
  • Mencegah disabilitas dari tulang femur
  • Mencegah berhentinya aktivitas dengan pilihan aktivitas fisik sehari-hari yang dapat dilakukan seperti menyulam baju, menonton televisi, dll
  • Memperbaiki daya tahan fisik
Prinsip Terapi
  • Memperbaiki biomekanik sendi panggul
  • Mengurangi stres pada sendi paha
  • Mengurangi Joint Forces
  • Menghilangkan nyeri
Edukasi
  • Mengajarkan kepada penderita untuk melindungi sendi panggul dari kerusakan yang berlanjut
  • Memberikan wawasan untuk manajemen gejala OA Hip
  • Melakukan program latihan terapi di rumah
Kriteria Rujukan
  • Dokter Ortopedi
  • Fisioterapi


Prognosis

Prognosis dari OA panggul adalah membaik apabila tidak ada aktivitas yang membebani persendian panggul seperti, berjalan, naik turun tangga, melakukan gerakan kejut pada persendian panggul.

Hanya pada kasus tertentu untuk OA Hip yang harus dilakukan operasi atau penggantian sendi paha dimana operasi yang terkenal adalah hip joint operation replacement mengingat prognosis akan memburuk karena penderita mengalami keluhan sekunder seperti nekrosis pada persendian panggul.

Tidak semua operasi itu dilakukan apabila ada resiko hipertensi dan penyakit jantung koroner yang resiko tersebut sangat dipertimbangkan untuk dilakukan operasi sendi panggul.


Kode Penyakit

  • Kode ICD: M15.0
  • Kode ICF: -

Info Terkait

Previous
Next Post »