Pemeriksaan Klinis Disk Bulging Lumbal

Pemeriksaan Klinis Disk Bulging Lumbal

pemeriksaan disk bulging, penonjolan tulang belakang


Sobat secangkir terapi, pada penderita yang sering mengangkat beban berat dan membebani pinggang dimana aktivitas lain seperti duduk terlalu lama (statis), dan mengalami pemutaran paksa pada tulang pinggang karena ketegangan pada pinggang dapat menyebabkan penyakit disk bulging lumbal.

Keluhan ini mirip dengan keluhan low back pain atau nyeri pinggang bawah namun ada perbedaan pada keluhan rasa baal dan kesemutan pada area dermatome di tungkai seperti hilang rasa di jempol kaki, jari tengah kaki, atau jari kaki yang lain.

Dimana hal ini jika dibiarkan tanpa perawatan dapat menyebabkan keluhan sekunder seperti HNP (Hernia Nucleus Pulposus) dimana gejala dapat meningkat dengan bersin, batuk, mengejan, menguap karena tekanan intra vertebralis, maka memerlukan pemeriksaan klinis untuk menunjang diagnosa penyakit itu.


Pemeriksaan Penonjolan Tulang Diskus Intervertebra



Definisi

Disk Bulging adalah kondisi patologis yang diakibatkan adanya penonjolan pada discus intervertebralis karena kerusakan dan kelemahan pada anulus fibrosus sehingga nucleus pulposus bergeser ke arah posterior (posterolateral) dan menekan ligament longitudinal posterior serta jaringan di sekitarnya.


Epidemiologi

  • Penelitian yang dilakukan oleh Albert dan kawan-kawan di Inggris pada tahun 2011 terdapat sekitar 65,2% penderita mengalami disk bulging dari 400 pemeriksaan MRI pada lumbal.spine.di rumah sakit yang mereka tangani.
  • Perbandingan kasus laki-laki dan perempuan hampir sama
  • Kebanyakan terjadi pada tulang lumbal L5-S1
  • Penderita yang gemuk lebih banyak menderita daripada penderita yang kurus badan
  • Kasus pekerjaan yang banyak mengangkat beban, duduk statis dan sering membungkuk mengalami gejala lebih dari 80% untuk disk bulging lumbal


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri tajam di pinggang belakang, keluhan lain terjadi kesemutan dan terkadang mati rasa pada kaki.

Tungkai kehilangan sensasi atau rasa baal di kulit ketika penderita duduk lama, posisi jongkok dan mengangkat beban berat, sakit dikeluhkan sejak 2 minggu yang lalu dengan pengobatan minum obat nyeri dan dilakukan pijat pada pinggang 3x dalam seminggu namun tidak membuahkan hasil dan pinggang bawah bertambah sakit.

Umur penderita 32 tahun, berjenis kelamin laki-laki dengan pekerjaan sebagai pengangkut barang Bandara (porter), di kota Batam.

Pasien mempunyai hobi bermain game di smartphone dengan duduk lama dengan posisi membungkuk dan terkadang sewaktu berdiri dari duduk lama, kaki kehilangan rasa seperti kesemutan.


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik

1. Inspeksi
  • Posisi lumbal scoliosis
  • Struktur vertebra ada sedikit lordosis
2. Tes cepat
  • Gerak Fleksi lumbal nyeri
  • Terdapat parestesia pada tungkai dan kaki
3. Tes Gerak Aktif
  • Gerakan fleksi lumbal nyeri dan parestesia sampai tungkai belakang di kaki
  • Gerak ekstensi lumbal tidak ada keluhan, namun terkadang ada sedikit sakit
4. Tes Gerak Pasif
  • Nyeri dan terbatas dengan springy end feel pada gerak fleksi lumbal
  • Ekstensi lumbal terasa nyaman
  • Gerakan lateral lumbal  ke kiri ada sedikit sakit dan ke kanan tidak ada keluhan
5. Tes Gerak Isometrik
  • Gerakan ekstensi ibu jari kaki kiri lemah sehingga dalam berjalan kehilangan keseimbangan
  • Tes isometrik pada paha, lutut, ankle tidak ada keluhan
6. Tes Khusus
  • Palpasi terdapat spasme otot vertebralis
  • Tes kompresi fleksi lumbal nyeri dan parestesia sampai ke tungkai
  • Tes Lasegue positif
  • Bragard tes positif
  • Traksi tes dengan posisi ekstensi keluhan berkurang
  • Tes Sensasi ada parestesia di area dermatome myotome L5

Pemeriksaan Penunjang

Rontgen
  1. X-Ray terdapat flat back 
  2. Posisi vertebra lumbalis scoliosis sinistra
  3. Vertebra torakal skoliosis dextra
MRI
  1. Terdapat gambaran disk bulging
  2. Menyebar sampai Protrusi


Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  • Fleksi pinggang nyeri
  • Terdapat inflamasi di lumbal
  • Otot para vertebra terjadi spasme
  • Atrophy otot-otot paralumbal
  • Parestesia
  • Keterbatasan ROM
  • Penekanan ligament longitudinal 
Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)
  • Membungkuk terasa nyeri
  • Duduk lama bertambah sakit
  • Keterbatasan saat meraih benda di lantai dengan cara membungkuk
Partisipasi Restriksi
  • Penderita tidak bisa bekerja sebagai porter lagi karena nyeri yang di rasakan
  • Hobi bermain game di android dengan duduk lama sementara waktu berhenti karena nyeri
  • Melakukan ibadah terjadi hambatan karena keterbatasan gerak lumbal
Diagnosa Berdasarkan ICF

Nyeri radikuler disertai parestesia pada tungkai karena disk bulging (HNP Lumbal Segment)


Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan terapi

  • Mengembalikan gerak fungsional lumba sehingga pasien dapat melakukan aktivitas seperti biasa
  • Menghilangkan nyeri

Prinsip Terapi

  1. Menurunkan nyeri
  2. Mengembalikan ROM pada lumbal
  3. Menurunkan spasme
Edukasi
  • Mengajarkan penderita untuk menghindari posisi membungkuk
  • Membatasi aktivitas mengangkat barang dengan beban berat
  • Memberikan wawasan penderita untuk tidak duduk lama di kursi
  • Mengajarkan penderita olahraga ringan
  • Memprogramkan terapi kepada penderita
Kriteria Rujukan
  • Dokter Ortopedi
  • Dokter Saraf
  • Fisioterapi


Prognosis

Prognosis akan membaik apabila dilakukan koreksi postur dan penanganan fisioterapi secara cepat.

Prognosis akan memburuk apabila dibiarkan tanpa perawatan dan pengobatan yang tepat dimana kasus ini bisa menyebabkan terhambatnya aktivitas fungsional penderita.


Kode Penyakit

  • Kode ICD: M51.06
  • Kode ICF: -

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel