Pemeriksaan Klinis Foot Flat

pemeriksaan kaki ceper, datar, kaki bebek, kaki melengkung, dll


Sobat secangkir terapi, penyakit foot flat disebut juga dengan kaki rata atau kaki datar atau kaki flat feet.

Kejadian kasus ini banyak diderita oleh anak-anak atau dalam ilmu pediatri disebut dengan kaki bebek (Pediatric Flat Foot).

Ketika anak mempunyai kaki bebek, maka terlihat kondisi yang jelas saat penderita berdiri dengan kondisi kaki menyusut atau menghilang dan hal yang membuat penderita foot flat ini akan mengalami masalah pada sewaktu berjalan dan berlari.

Pada umumnya orang tua tidak menyadari bahwa anak-anaknya menderita foot flat dimana kondisi itu membuat penderita akan mengalami hambatan dalam pola jalan gerakan kaki dan sering terjatuh apabila penderita berlari, sehingga harus dilakukan pemeriksaan klinis untuk menegakkan diagnosa penyakit kaki bebek.

Pemeriksaan Foot Flat (Kaki Bebek)




Definisi

Flatfoot adalah suatu kondisi yang mempengaruhi orang dewasa dan anak-anak ketika penderita berdiri dan berjalan dimana pola gerak tersebut menghambat gerakan.


Epidemiologi

  • Menurut WHO (World Health Organization) bahwa penderita Foot Flat sekitar 20-30% dari populasi kasus anak yang menderita penyakit itu.
  • Pada umur anak 2,5 tahun bentuk kelengkungan kaki masih bervariasi, namun jika usia sudah 3 tahun keatas bentuk kaki menjadi rata atau leper, maka indikasi ke arah penyakit foot flat menjadi nyata
  • Penderita foot flat anak laki-laki dan perempuan hampir seimbang dimana kasus ini dimulai pada usia 3 tahun dimana anak sudah bisa berdiri dan berlari
  • Kasus kaki rata menyebabkan penderita susah dalam berdiri dan berjalan sekitar 98% dari populasi anak di dunia


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan malas bergerak dan sering terjatuh jika berlari dengan tumpuan telapak kaki.

Jika dilihat di genangan air pada lantai yang kering akan kelihatan rata menempel telapak kaki itu dengan sempurna, umur penderita 3,5 tahun dengan jenis kelamin perempuan.

Penderita kesulitan dalam melaksanakan instruksi untuk bergerak dan mengikuti kegiatan bermain dengan teman sebaya


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik
  • Pola kaki melengkung dan menyusut sewaktu duduk
  • Pola kaki menghilang sewaktu penderita berdiri
  • Bentuk kaki seperti kaki bebek
Pemeriksaan Penunjang
  • Rontgen: gambaran x-ray terdapat fallen arches atau pes planus dengan arcus bengkok dan melengkung.
  • Antropometri: tungkai terjadi perbedaan panjang antara kanan dan kiri dimana tungkai kanan lebih panjang 7 cm daripada tungkai kiri


Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  • Penderita sering mengeluh sakit pada kaki
  • Sewaktu penderita berjalan sering jatuh
  • Penderita mudah capek
  • Penderita sering malas bergerak
Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)
  • Tidak dapat mengikuti aktivitas fisik seperti bermain dengan teman sebaya
  • Menarik diri dari aktivitas fisik
Partisipasi Restriksi
  1. Kesulitan memakai sepatu
  2. Kesulitan berlari


Penatalaksanaan Terapi

Tujuan
  • Mengontrol gerakan sendi dengan tepat
  • Memfasilitasi gerakan pada sendi tertentu
  • Memfungsikan setiap tahap dalam siklus berjalan normal
Prinsip Terapi
  • Pemasangan alat bantu berjalan seperti Ortotik sepatu khusus foot flat
  • Mengembalikan fungsi dan struktur tubuh yang mengalami kecacatan
Edukasi
  • Penanganan sedini mungkin dapat menghindari dari foot flat permanen ketika menjadi dewasa
  • Mengajarkan keluarga penderita untuk melatih anak berjalan dengan benar
Kriteria Rujukan
  1. Poli Ortopedi atau dokter Ortopedi
  2. Fisioterapi


Prognosis

Perawatan atau pengobatan foot flat diperlukan apabila terdapat rasa sakit pada kaki, tumit, punggung dengan prognosis terapi berjalan dan pemakaian ortesa sepatu membaik sampai 95%.

Keluhan akan memburu apabila penderita tidak dilakukan perawatan dan terapi dengan benar.


Kode Penyakit

  • Kode ICD: M21.4
  • Kode ICF: b7s7

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel