Pemeriksaan Klinis Ischialgia

Pemeriksaan Klinis Ischialgia

nyeri duduk dan berdiri pada lokasi bokong

Sobat secangkir terapi, sebuah gejala pada penderita yang mengalami manifestasi klinis dimana gejala nyeri pada tungkai yang menjalar dari pangkal bokong menjalar ke arah distal pada tungkai mengakibatkan penderita tidak mampu untuk duduk lama dan bangkit dari duduk ke berdiri serta mengalami nyeri yang sangat tajam (sharp pain).

Jadi dari kejadian tersebut, maka memerlukan pemeriksaan klinis untuk menegakkan diagnosa seperti di bawah ini:


Pemeriksaan Klinis Ischialgia (Sciatica)

Definisi

Ischialgia adalah nyeri yang menjalar ke bawah sepanjang perjalanan akar saraf ischiadikus (Cailliet, 1994).

Ischialgia merupakan manifestasi dari nyeri punggung bawah yang disebabkan oleh terjepit saraf ischiadicus.


Epidemiologi

Kasus Berdasarkan Gender

  • Kasus Ischialgia lebih banyak diderita oleh wanita daripada pria dengan perbandingan 60 :40 persen.
  • Penyebab nyeri pinggang merupakan manifestasi klinis dimana pada awal sakit terjadi di punggung bagian bawah dan menyebabkan entrapment pada saraf ischiadicus sebesar 38% dari kasus Low back pain (LBP).


Kasus Berdasarkan Pekerjaan

Kasus Ischialgia diderita oleh pekerjaan yang banyak membebani saraf ischiadicus seperti pekerjaan:
  1. Pekerjaan Cleaning Service yang terbiasa menundukkan badan untuk menyapu dan mengepel lantai dalam waktu yang lama dan hal tersebut tanpa disadari bisa menekan saraf ischiadicus
  2. Guru di sekolah dengan pekerjaan menulis di papan tulis dimana posisi tubuh yang kegemukan (obesitas) tanpa terasa pekerjaan menulis dalam waktu yang lama di papan tulis mengakibatkan nyeri punggung bawah (LBP) dan menjalar ke penyakit sekunder yaitu Ischialgia, sebesar 46%.
  3. Pekerja Tambang banyak terkena penyakit ischialgia dan piriformis syndrome dimana angka kejadian kasus Ischialgia di rumah sakit yang biasa kami temui naik dengan kasus LBP dan Ischialgia karena pekerjaan duduk lama di alat berat seperti Crane, Truk pengakut pasir, dll mengakibatkan gejala Ischialgia dimana alat itu bergetar dengan kencang dan pekerja itu melakukan duduk lama di alat berat itu dalam waktu lama(tahunan) dan tanpa terasa getaran alat berat itu mengakibatkan ketegangan otot bokong dan terjepit pada saraf ischiadikus, kejadian kasus ini naik sebesar 78% disamping ada keluhan LBP.


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri saat duduk lama dan sakit tersebut menjalar ke ujung tungkai dengan gejala nyeri tajam.

Oleh sebab itu penderita hanya melakukan pengobatan sementara dengan di pijat dan diberi obat analgesik pereda nyeri dan disuntik oleh dokter namun tidak memberikan hasil dan sakit tersebut semakin menjadi saat bangun dari tidur dan beranjak untuk berdiri dan berjalan.

Anamnesa berdasarkan kasus dengan merujuk pada:
  • Lokasi nyeri sudah berapa lama?
  • Riwayat awal terjadinya nyeri?
  • Jenis nyeri? (tajam, tumpul)
  • Faktor yang memperberat rasa nyeri?
  • Penjalaran nyeri?
  • Faktor pencetus?
  • Intensitas nyeri?
  • Posisi nyeri saat aktivitas?


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Neurologis

Kegiatan yang menimbulkan nyeri karena tekanan subarachnoid seperti:
  • Batuk
  • Bersin
  • Mengejan

Hal diatas untuk mengetahui provokasi pada diskogenik nyeri pada Ischialgia.

Pemeriksaan trauma

Hampir semua kasus Ischialgia ditemukan trauma kecuali pada proses neoplasma atau infeksi, sehingga untuk menegakkan diagnosa ke arah penyakit Ischialgia harus dilakukan pemeriksaan secara terperinci.

Pemeriksaan Fisik

  • Tes khusus
  • Straight Leg Rising (SLR)
  • Laseque tes
  • Patrik test

Inspeksi

Memperhatikan keadaan tulang belakang seperti:
  • Skoliosis
  • Hiperlordosis
  • Kifosis
  • Lordosis

Palpasi

Nyeri tekan pada tulang belakang atau otot-otot di samping tulang belakang dengan gejala peningkatan nyeri dengan propioseptif raba

Perkusi

Nyeri bila proses diketuk pada lokasi nyeri

Pemeriksaan Penunjang

  1. Rontgen
  2. Elektromielografi
  3. Myelografi
  4. CT Scan
  5. MRI

Kriteria Rujukan

  • Dokter Spesialis Saraf
  • Fisioterapi


Diagnosa

Penegakan Diagnosa

  • Keterbatasan gerak
  • Sakit saat duduk
  • Nyeri menjalar sampai ke tungkai
  • Sakit saat jalan

Fungsi tubuh dan struktur

  • Kontraktur hamstring
  • Spasme otot
  • Terjepitnya saraf ischiadikus

Partisipasi Restriksi

  • Bekerja mengalami hambatan
  • Penderita harus dilakukan istirahat total agar cedera tidak memburuk

Diagnosa berdasarkan ICF

Gangguan fungsional pinggang bawah dan tungkai akibat nyeri penyakit ischialgia.


Rencana Penatalaksanaan Terapi

Jangka Panjang

  • Mengembalikan kapasitas fisik penderita
  • Meningkatkan kemampuan fungsional berjalan pasien

Jangka Pendek

  • Mengurangi nyeri
  • Mengurangi spasme otot piriformis dan gastrocnemius
  • Mengurangi kontraktur otot hamstring
  • Melepaskan penjepitan saraf ischiadikus

Tindakan Terapi

  • Microwave Diathermi
  • Exercise pada tungkai dan pinggang
  • Treatment penekanan pada saraf Ischiadicus dengan isometric excercise

Edukasi

  • Untuk tidak mengangkat barang dalam keadaan berlari
  • Dianjurkan pasien memakai korset
  • Disarankan agar satu kaki pasien di sanggah dengan bangku atau di bebat atau diangkat dengan kayu

Prognosis

Dengan penanganan yang teratur kesembuhan pada penderita nyeri punggung bawah diperkirakan 70% dalam 1 bulan, 90% dalam 3-6 bulan dan 4% sembuh setelah lebih dari 6 bulan (Cailliet, 1981). 

Prognosis akan memburuk jika tidak ditangani dengan metode yang tepat dan keluhan diabaikan tanpa perawatan.

Sarana dan Prasarana

Sarana

  • MWD
  • Bed Therapy

Prasarana

Ruang Terapi

Kode Penyakit Ischialgia

  • Kode ICD: A35, M54.3
  • Kode ICF: 
DONASI LEWAT PAYPAL Mohon bantu berikan donasi apabila artikel ini memberikan manfaat. Donasi akan kami gunakan untuk pengembangan dan hidup yang lebih baik. Terima kasih.