Ketahuilah Penyebab Keputihan dan Rasa Gatal serta Nyeri Pada Vagina Anda

Ketahuilah Penyebab Keputihan dan Rasa Gatal serta Nyeri Pada Vagina Anda

rasa gatal dan nyeri di saat terjadi keputihan


Keputihan Pada Wanita

Sobat secangkir terapi, keputihan pada wanita merupakan sesuatu yang alami dan wajar dimana seseorang yang terkena keputihan akan mengalami sejumlah efek seperti rasa gatal - gatal di sekitar vagina dan nyeri saat Anda sedang buang air kecil serta rasa sakit saat bersenggama.

Definisi Keputihan

Keputihan adalah keadaan dimana wanita mengeluarkan cairan atau lendir berlebihan pada organ kewanitaan dimana cairan sekresi vagina dikeluarkan dan diproduksi oleh kelenjar vagina dan servik (dinding rahim) mengandung kuman bakteri, virus, jamur dan parasit penyebab infeksi pada area organ intim kewanitaan.

Etiologi Keputihan

Secara etiologi wanita akan mengalami keputihan yang biasa timbul di saat dia sedang tidak fit atau tidak sehat badan dimana gejala tersebut datang setelah maupun sebelum menstruasi, namun riwayat tersebut normal.

Riwayat pre maupun post menstruasi terjadinya keputihan adalah normal dan merupakan tanda kesuburan wanita. Ditemukan riwayat bayi berumur 10 hari juga mengeluarkan cairan keputihan dari vagina karena pengaruh hormon estrogen yang berlebihan atau juga bisa karena pengaruh plasenta.

Riwayat pada gadis remaja umur 7 - 17 tahun juga akan ditemukan kasus keputihan namun gejala tersebut akan menghilang dengan sendirinya karena hormon estrogen sudah stabil atau terjadi keseimbangan hormon estrogen di dalam tubuhnya.

Riwayat masa pubertas dan wanita dewasa umur 18 - 40 tahun sedikit ditemukan kasus keputihan, namun beberapa diantaranya terjadi kasus keputihan karena beberapa sebab diantaranya faktor makanan, faktor terganggunya keseimbangan hormon estrogen, daya tahan menurun dan faktor psikis dan fisik juga mempengaruhi hal tersebut.

Riwayat pada ibu hamil jarang ditemukan gejala keputihan, namun beberapa diantaranya timbul karena faktor terganggunya keseimbangan hormon tubuh dan gejala penurunan daya tahan tubuh.

Riwayat pada wanita umur 40 tahun keatas dan memasuki masa menopouse ditemukan kasus keputihan dimana keseimbangan hormon estrogen terganggu sehingga efek tersebut menimbulkan keputihan.

Riwayat pada orang tua lanjut usia atau umur 50 tahun keatas, kasus keputihan lebih mengarah kepada daya tahan tubuh dan faktor lingkungan dan fisiologis.

Secara etiologi tidak diketahui adanya riwayat keluarga yang menderita keputihan.

Patofisiologis Keputihan

Secara patofisiologis keputihan yang tidak normal pada wanita pada umumnya berlangsung di saat siklus menstruasi terjadi, dimana rasa gatal, nyeri dan sakit di sekitar liang vagina dan menimbulkan pengeluaran sekresi cairan berlebihan.

Pada keadaan normal cairan tersebut berbentuk bening, encer dan tidak lengket dan pada beberapa kasus cairan kewanitaan bisa berubah menjadi coklat, kuning kecoklatan, krem dan berbau amis, asin, asam pekat dengan ciri khas rasa gatal - gatal dan disertai pengeluaran cairan sekresi vaginal di sekitar organ intim.

Pengeluaran cairan sekresi tersebut memicu hiper kontraksi otot - otot pelvis penyangga pinggul dan paha, sehingga berdampak pada sakit dan nyeri di sekitar vagina dan menjalar ke pinggang, punggung bawah sampai ke paha, sehingga otot - otot disekitar vagina, paha, pinggul dan punggung menjadi tegang dan sakit menjalar disertai kelemahan dan kekakuan otot penyangga pelvis. dengan indikasi nyeri akut.

Nyeri akut tersebut akan terasa berkali lipat sakitnya sewaktu wanita yang mengalami keputihan sedang buang air kecil atau kencing dan waktu melakukan hubungan intim atau bersenggama dengan pasangannya.

Dengan indikasi pengeluaran cairan berlebihan berwarna bening sampai coklat, krem dan berbau amis, terkadang tidak ada bau untuk beberapa orang dan timbul seperti alergi atau gatal - gatal mulai anus sampai liang peranakan.

Rasa Gatal Akibat Keputihan

Rasa gatal - gatal tersebut diakibatkan oleh faktor luar dan dalam.

Faktor Luar Terjadinya Keputihan Abnormal

  • Menggunakan WC umum yang kotor dan bau pesing
  • Sering lupa mengganti celana dalam
  • Sering mengganti dan bertukar handuk bekas banyak orang
  • Menggunakan celana dalam bukan dari katun dan berserat sintesis serta ketat, sehingga sewaktu berkeringat berlebih daerah liang vagina menjadi becek dan banyak mengandung kuman bakteri sehingga masuk kedalam liang tersebut
  • Sanitasi lingkungan yang kotor dan tinggi bakteri
  • PH lingkungan dan tubuh yang tinggi asam memicu keasaman vagina Anda
  • Pembalut yang tidak pernah diganti atau lupa mengganti di saat post menstuasi
  • Dll

Faktor Dalam Terjadinya Keputihan Abnormal

  • Stress berulang kali dan timbul depresi
  • Menungkatnya hormon estrogen
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Menderita penyakit tertentu, seperti kanker servicks
  • Badan kurang fit dan mudah lelah
  • Tingginya kadar gula atau meningkatnya diabetes melitus
  • Karena pengaruh parasit dan kuman dalam pencernaan dan saluran kemih

Pada daerah saluran kemih dan organ vagina biasanya ditemukan parasit atau kuman yang suka menempel dan membuat koloni di sekitar organ wanita Anda, dimana jenis parasit atau kuman tersebut sebagai berikut:
  1. Keputihan akibat jamur Candida Albicans, 
  2. Keputihan akibat bakteri Vaginosis atau Gardnerella
  3. Keputihan akibat parasit Trichomonas vaginalis
  4. Keputihan Virus Sex atau virus HIV 
  5. Keputihan Virus herpes  Herpes atau Candyloma 



Jamur dan Bakteri Penyebab Keputihan

1. Jamur Candida albicans

Memiliki ciri-ciri warna putih seperti susu, cairan kental, bau tak sedap dan sangat gatal, terkadang dapat menimbulkan radang pada vagina sehingga kelihatan kemerahan dan timbul dolor, kalor, rumor.

2. Bakteri Vaginosis Gardnella

Memiliki ciri-ciri warna abu-abu, tidak terlalu kental, cairan berbuih, mengeluarkan bau yang amis, dan gatal yang mengganggu.

3. Bakteri Trichomonas Vaginalis

Memiliki ciri-ciri warna kehijauan atau kuning, cairan berbuih dan bau amis, tidak menimbulkan gatal, tetapi saat ditekan, vagina akan terasa sakit, keputihan ini dapat ditularkan melalu hubungan seks yang tidak sehat, perlengkapan kamar mandi atau kloset.

Sehingga dilarang keras melakukan senggama di dalam kloset dan ruangan dengan sanitasi yang kotor dan becek, sebab bakteri Trichomonas suka masuk lewat proses persenggamaan.

4. Virus HIV AIDS

Pada umumnya  memiliki ciri - ciri terjadinya peradangan atau inflamasi di dalam organ kewanitaan dan dinding rahim sampai ke dalam organ ovarium dan berpotensi terjadinya kanker serviks atau kanker rahim.

5. Virus Herpes (Candyloma)

Biasanya disertai ciri - ciri herpes seperti luka yang melepuh, sedangkan pada keputihan candyloma disertai tanda-tanda candyloma berupa kutil-kutil yang tumbuh di vagina atau rahim.

Penyakit herpes atau candyloma terkadang tidak terdeteksi secara dini, karena umumnya tanda-tandanya tidak mudah terlihat, karena muncul di dalam vagina.

Dengan Anda mengetahui penyebab keputihan dan penyebab rasa gatal dan nyeri pada vagina Anda, maka proses pengobatan akan lebih mudah di lanjutkan sebab riwayat patofisiologis dan pemeriksaan klinis mengarah pada diagnosis kasus keputihan jenis tertentu, semoga artikel ini menambah wawasan Anda.

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel