Pemeriksaan Klinis Tendinitis Patellaris (Jumper's Knee)



Sobat secangkir terapi, kasus cedera pada lutut dapat menyebabkan cedera pada seseorang dengan riwayat gejala lutut bagian depan dan sisi bawah mengalami nyeri dalam dimana seseorang sewaktu melakukan gerakan dalam posisi berdiri terasa nyeri.

Hal ini dirasakan pada saat naik turun tangga, meloncat dan melangkahkan kaki ke depan.

Dalam kasus penyakit ini memang sering terjadi pada seseorang dimana lutut yang terjadi cedera karena trauma dan cedera kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi pada kasus ini.

Pemeriksaan Klinis Tendinitis Patellaris



Definisi

Jumper's Knee (Tendinitis Patellaris) adalah Peradangan pada tendon lutut yang berlebih selama beraktivitas.

Pada kasus kecelakaan lalu lintas yang mengenai lutut akan mempengaruhi kestabilan lutut dimana fungsi dari sendi itu untuk melangkahkan tungkai dan sebagai alat penggerak tubuh (lokomotor).


Epidemiologi

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Mike Morgan di Afrika pada tahun 2005 bersama Fisioterapi disana bahwa kasus cedera pada lutut terutama pada jumper's knee dengan persentase 25-31% sedangkan sisanya adalah cedera ligament.
  • Kasus cedera Jumper's knee pada sendi 62% disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas
  • 30% disebabkan karena cedera olahraga

Jurnal kesehatan sport medic pada tahun 2001 menyatakan bahwa nyeri tendon pada atlet khususnya jumping atlet sering terjadi cedera dengan kasus sebagai berikut:
  • Cedera pada lutut 25 %
  • Tepat terjadi di bawah patella 65%
  • Pada insertion tendon di tuberositas tibia sebanyak 10%


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri pada lutut sisi depan bagian bawah, nyeri dalam posisi berdiri dimana ada nyeri tekan pada tendon patella, nyeri gerak saat  berjalan dan naik tangga, kemudian nyeri akan menghilang setelah beraktivitas dimana nyeri mengalami peningkatan ketika pasien melompat. Umur penderita adalah 27 tahun, berjenis kelamin laki-laki dengan pekerjaan tukang cat di gedung bertingkat di kota Surabaya. Hobi bermain sepak bola.

Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik 
  • Nyeri pada saat tes isometrik ke arah ekstensi lutut
  • Palpasi pada lutut terjadi nyeri tekan pada infra patella
Pemeriksaan Penunjang
  • Rontgen
  • Ada deformitas pada lutut dengan kelainan instabilitas tulang patella

Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  • Terdapat nyeri saat penderita berlari
  • Nyeri saat meloncat
  • Menendang bola mengalami sakit
  • Gangguan koordinasi gerak
Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)
  • Keterbatasan gerak saat berlari
  • Gangguan saat melompat
  • Kelemahan saat menendang bola atau benda di depan
  • Nyeri pada sisi frontal lutut dengan penurunan dalam gerak yang mempengaruhi ROM dan kemampuan fungsional seseorang dalam melakukan gerakan lokomotor
Partisipasi Restriksi
  • Penderita tidak mampu bekerja sebagai tukang cat karena naik turun tangga
  • Hobi bermain sepak bola mengalami hambatan
  • Ibadah mengalami hambatan
Diagnosa Berdasarkan ICF Adanya instabilitas sendi lutut saat melakukan koordinasi gerak.

Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan
  • Menghilangkan nyeri pada lutut
  • Meningkatkan derajat ROM yang mengalami keterbatasan gerak pada lutut
  • Adaptasi anatomi dan hipertropi otot
  • Stabilisasi saat berjalan dan berlari dengan seimbang
  • Latihan Drill untuk kembali melakukan olahraga
Prinsip Terapi
  • Nyeri fungsional
  • Strengthening latihan
Edukasi
  • Menjelaskan pencegahan nyeri lutut
  • Menjelaskan mengenai kontra indikasi penyakit tersebut
  • Merencanakan program terapi dengan pasien
Kriteria Rujukan
  • Dokter Orthopedi
  • Fisioterapi

Prognosis

Pada seseorang yang mengalami jumper's knee akan mengalami gejala ringan yang berkepanjangan setelah riwayat cedera tersebut menjadi nyata dimana gejala akan memburuk dan mengakibatkan seseorang mengalami instabilitas gerak pada lutut.
Sehingga bisa mengganggu dalam melangkahkan kaki yang dikenal dengan gerakan tungkai lokomotor.

Kode penyakit

  • Kode ICD: M76.5
  • Kode ICF: d9201, d4552, d4351

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel