Penyakit Saat Puasa Ramadhan

Penyakit Saat Puasa Ramadhan

Sobat secangkir terapi, puasa merupakan kegiatan menahan hawa nafsu, lapar dan haus. Kebiasaan konsumsi makanan dan minuman setiap hari, menyebabkan perut beradaptasi dengan rangsang makanan yang masuk, Akibatnya tubuh disaat puasa awal akan terkejut dengan pola makan yang berbeda dengan biasanya.

Pola makan yang berbeda adalah kebiasaan kita dipaksa untuk menahan dari makan dan haus selama waktu 14 jam untuk di Indonesia. Gejala awal penyakit saat puasa adalah:

1. Magh
Magh terjadi karena gangguan asam lambung akibat tak adanya asupan makanan selama sekitar 14 jam. Gejalanya ditandai dengan sakit pada ulu hati, mual, dan pusing.

Untuk mencegah maag saat puasa Ramadhan, perbanyak konsumsi makanan mengandung serat saat sahur, sehingga pengosongan lambung berjalan lebih lambat. Kombinasikan dengan karbohidrat kompleks untuk menjaga kecukupan kadar glukosa dalam tubuh. Dan yang penting, jangan menunda waktu berbuka puasa.

2. Gula Darah Rendah
Gejala awal penyakit puasa adalah lesu, pusing, mudah lelah, konsentrasi buruk, mudah berkeringat, tremor, tak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, adalah gejala-gejala yang sering dijumpai pada penderita gula darah rendah atau disebut hipoglekemia.

Penderita yang bukan termasuk penderita diabetes, gejala ini disebabkan karena memiliki terlalu banyak gula, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat saat sahur. Karena tubuh menghasilkan banyak insulin, dan membuat glukosa darah menurun, yang membuat tubuh lemas.

Untuk mencegah gangguan gula darah rendah, kurangi makanan yang manis-manis saat sahur. Untuk penderita diabetes atau kencing manis, penderita dilarang makan banyak manis-manis dan tinggi karbohidrat. 

Jika kadar glukosa terlalu tinggi atau diatas batas ambang 200 mg/dl dilarang keras puasa karena dapat mengakibatkan siup atau pingsan. Dan lebih baik untuk membayar fidyah sebagai ganti puasa.

3. Tekanan Darah Rendah
Tekanan darah ditandai dengan tensi dibawah ambang normal. Orang dengan tensi normal usia diantara 12 - 40 tahun mempunyai tensi normal yaitu 120/80 mm/Hg dan orang dewasa usia diatas 40 tahun 140/90 mm/Hg adalah tensi normal.

Bagi penderita yang mempunyai tekanan darah rendah dibawah 120/80 mm/Hg sebaiknya sewaktu sahur porsi makanan ditambah garam sedikit dan diwaktu sore hari sebaiknya istirahat untuk menghindari pingsan.

4.Kurang Konsentrasi dan Mengantuk
Kurangnya konsentrasi biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi mineral dan serat yang cukup. Keseringan begadang juga akan menambah buruk keadaan. Untuk mengatasinya, konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C serta perbanyak minum air putih. Sediakan waktu juga untuk sekedar istirahat atau tidur.

5. Sakit Kepala.
Sakit kepala ketika sedang berpuasa ini biasanya terjadi pada orang yang kurang tidur, perokok, dan penggemar kopi. 

Jika penderita sering mengalami sakit kepala sewaktu puasa disebabkan karena kurangnya asupan kafein dan nikotin yang biasa diperoleh di siang hari bisa menyebabkan pusing. Untuk mengatasinya, kurangi asupan kafein dan tembakau secara perlahan satu atau dua minggu sebelum Ramadhan. Penuhi juga kebutuhan tidur Anda setelah sahur.

6. Gangguan Pencernaan.
Penderita dengan gangguan pencernaan selama puasa biasanya disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan goreng, berlemak, dan pedas, misalnya telur, kubis, dan kacang. 

Minuman berkarbonasi seperti soda juga menghasilkan gas. Oleh karena itu, jangan makan berlebihan dan minum jus buah. Hindari pula makan makanan yang digoreng.

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel