Pemeriksaan Klinis Spondyloarthrosis Cervical

Pemeriksaan Klinis Spondyloarthrosis Cervical



Sobat secangkir terapi, pergeseran tulang leher bisa disebabkan oleh faktor biomekanika tubuh yang salah khususnya pada tulang leher dimana setiap ruas tulang dapat bergeser dan menimbulkan gejala seperti :

  • Nyeri dan kaku di leher
  • Kesemutan sampai batas proksimal jari tangan
  • Kekuatan otot tubuh menurun
  • Kehilangan fungsional aktivitas keseharian


Sehingga harus dilakukan pemeriksaan klinis pada leher untuk menunjang dan menegakkan diagnosa penyakit Spondyloarthrosis Cervical.


Pemeriksaan Pergeseran Tulang Leher


Definisi

Spondyloarthrosis Cervical adalah suatu kondisi dengan proses degenerasi pada discus intervertebralis dan jaringan pengikat persendian antara ruas-ruas tulang belakang.


Epidemiologi


  • Dalam studi di Inggris, 25% wanita dan 20% pria melaporkan nyeri leher pada suatu saat pada hidup mereka.
  • Di negara Norwegia dari penelitian orang dewasa, 34% penderita pernah mengalami nyeri di leher di tahun sebelumnya, setelah nyeri punggung, nyeri leher adalah peneyebab muskuloskeletal yang paling sering terjadi dalam perawatan primer kondisi penyakit di dunia ini.
  • Prevalensi kasus Spondyloarthrosis cervical laki-laki dan perempuan hampir seimbang.


Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri pada leher, kaku di bahu, sering pusing, terdapat kesemutan di lengan, leher dan terkadang sampai jari-jari tangan.

Nyeri terkadang bersifat lokal dan gejala tersebut di alami sudah 2 minggu yang lalu, disertai dengan bunyi krepitasi dimana hal tersebut membuat kondisi capek pada leher dan kondisi tersebut menghambat pekerjaan.

Umur penderita adalah 33 tahun jenis kelamin perempuan, bekerja sebagai arsitek di perusahaan swasta, di kota Jakarta, hobi penderita adalah traveling.

Beberapa hari ini penderita tidak bisa menyelesaikan proyek arsitek karena leher terasa kaku dan keras, dengan kondisi penjalaran kesemutan dari bahu sampai lengan atas.


Pemeriksaan Fisik dan Penunjang

Pemeriksaan Fisik

1. Inspeksi
  1. Terdapat deviasi pada leher
  2. Lordosis pada tulang cervical
  3. Leher menjadi melengkung ke arah frontal
2. Tes Cepat
  • Gerakan ekstensi 3 dimensi cervical terdapat nyeri dan parestesia pada leher menjalar sampai interscapular atau lengan atas
  • Gerak fleksi leher terasa tegang namun nyeri hilang timbul terkadang berkurang
3. Tes Gerak Aktif
  • Nyeri pada gerak aktif cervical pada gerakan ekstensi leher
  • Kaku pada leher terutama gerakan ekstensi leher
4. Tes Gerak pasif
  • Keterbatasan gerak pada capsular pattern
  • Nyeri dan ROM terbatas dengan firm dan end feel 
  • Tulang leher sering mengalami krepitasi
5. Tes Isometrik
  • Gerak isometrik terkadang nyeri 
  • Nyeri berkurang pada gerakan isometrik
6. Tes Khusus
  • Tes dengan PACVP terdapat nyeri segmental
  • Joint Play Movement lateral grapping test ada keterbatasan gerak fleksi
  • Compression tes posisi ekstensi nyeri menyebar sampai lengan
Pemeriksaan Penunjang

1. Rontgen
Ada gambaran osteofit pada tepi corpus atau faces
2. MRI 
Ada gambaran osteofit dan perubahan struktur tulang leher


Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  1. Nyeri pada leher
  2. Paresthesia sepanjang leher dan lengan atas
  3. Instability muscle
  4. Capsular sendi 
  5. Otot leher kontraktur
  6. Ketegangan pada leher
  7. Pemendekan otot pada leher
Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)
  • Berdiri mengalami keluhan saat posisi kaki diangkat
  • Keseimbangan tubuh sering goyah
  • Berajalan terdapat hambatan dalam gerakan ekstensi leher
  • Naik turun tangga juga mengalami keluhan dalam melangkahkan kaki pada bidak papan tangga
Partisipasi Restriksi
  • Penderita tidak dapat menyelesaikan pekerjaan proyek arsitektur karena nyeri dalam menggambar di kertas gambar
  • Hobi traveling sementara waktu dihentikan karena nyeri yang menghambat langkah kaki dalam berjalan
  • Ibadah mengalami gangguan dan hambatan
Diagnosa Berdasarkan ICF

Nyeri pseudo radikuler cervical yang menyebar ke intercapsular atau lengan atas disertai capsular pattern disebabkan karena cervical spondyloarthrosis


Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan
  1. Mengembalikan gerak fungsional cervical
  2. Koreksi Postur
Prinsip Terapi
  • Penurunan spasme otot
  • Menurunkan nyeri
Edukasi
  • Mengajarkan penderita untuk latihan leher, punggung yang dapat meningkatkan kekuatan otot
  • Memberikan wawasan kepada penderita untuk menjaga postur tubuh yang benar dengan posisi ergonomy yang baik
  • Memberikan support collar neck untuk penyangga leher
Kriteria Rujukan
  1. Dokter Ortopedi
  2. Fisioterapi


Prognosis

Prognosis akan membaik apabila segera ditangani dengan koreksi postur dan penanganan Fisioterapi dengan metode terbaru dalam penyembuhan nyeri leher.

Prognosis akan memburuk dan menghambat pekerjaan apabila dibiarkan tanpa perawatan yang tepat dan berujung pada operasi bedah tulang leher.


Kode Penyakit

  • Kode ICD: M47.01
  • Kode ICF:

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel