Pemeriksaan Klinis Golfer's Elbow

Pemeriksaan Klinis Golfer's Elbow

siku nyeri, peradangan pada siku dan keterbatasan gerak



Sobat secangkir terapi, penyakit golfer's elbow disebabkan oleh peradangan pada persendian siku dimana peradangan tersebut disebabkan karena gerakan berulang-ulang yang keras mengenai epicondylitis medialis sehingga menyebabkan nyeri tajam pada siku.

Penyakit ini disebut Golfer's elbow karena banyak diderita oleh pemain golf pada asal mula penyakit itu, dimana gerakan tongkat golf yang repetitif pada siku dengan gerakan yang salah menimbulkan efek keterbatasan dalam melakukan gerakan pada siku.

Kasus penyakit selain pemain golf juga banyak diderita oleh tukang masak (koki), kuli bangunan, juru ketik, dll.

Untuk memastikan penyakit Golfer's Elbow, maka harus dilakukan pemeriksaan klinis untuk menunjang diagnosa ke arah penyakit tersebut.

Pemeriksaan Golfer's Elbow (Epicondylitis Medialis)



Definisi

Golfer's Elbow adalah gangguan pada siku yang dapat diderita oleh masyarakat pada usia produktif 15-64 tahun.

Golfer's elbow disebut dengan epicondylitis medialis.


Epidemiologi

Insiden kasus ini terjadi pada usia produktif antara 15-64 tahun dan puncak insiden pada usia 20 sampai 49 tahun.

Perempuan lebih banyak menderita Gofer's Elbow daripada laki-laki dengan perbandingan 2:1

Kunjungan pasien dalam pekerjaan di rumah sakit umum dr. Soetomo, Surabaya kasus Golfer's Elbow banyak diderita oleh:

  • Pekerja di perusahaan rokok Sampoerna dimana dalam pembuatan rokok memerlukan aktivitas siku yang berlebihan dengan menggunakan alat cetak rokok dan repetitif dalam aktivitas keseharian dan yang menderita dari karyawan tersebut sebesar 37% 
  • Juru  masak (Koki) 22%
  • Juru ketik (tukang ketik komputer) sebesar 14%
  • Tukang cat bangunan 12%
  • Olahragawan dan pemain Golf 8%
  • Tukang sablon 5%
  • Pekerjaan lain-lain yang mengenai epicondylitis medialis sebesar 10%

Anamnesa

Pasien datang dengan keluhan nyeri tajam dan mengalami keterbatasan pada sendi siku, pasien berumur 25 tahun, berjenis kelamin perempuan, pekerjaan sebagai karyawan di perusahaan rokok Sampoerna di Surabaya.
Pekerjaan setiap hari melinting rokok dan mendorong alat pencetak rokok, mengangkat tembakau yang dicetak dan melakukan gerakan paksa dengan waktu yang cepat pada siku dengan aktivitas yang berulang-ulang pada mesin cetak itu, agar didapatkan lintingan rokok yang sempurna.
Selain itu pekerjaan di rumah adalah memasak dan terkadang menyempatkan waktu membantu suaminya dalam menyablon poster atau baliho yang menggunakan gerakan paksa dari siku, kejadian sakit sebenarnya sudah dirasakan 3 bulan yang lalu dengan keluhan ringan.
Keluhan lain yang dirasakan adalah menggenggam dan mengangkat barang mengalami nyeri pada siku, pada awalnya nyeri tidak terlalu dirisaukan, namun akhirnya karena tuntutan kerja dan penderita merasa sakit yang tidak tertahankan, maka penderita harus mengambil izin untuk berobat di rumah sakit dr. Soetomo, Surabaya untuk pengobatan rawat jalan.

Pemeriksaan Fisik dan Penunjang


Pemeriksaan Fisik

1. Inspeksi
  • Posisi siku normal
  • Posisi saat dilakukan gerakan menekuk siku terdapat keterbatasan dengan semi fleksi
2. Tes Cepat
  • Gerak ekstensi pergelangan tangan terasa nyeri
  • Gerakan fleksi siku terbatas karena nyeri
3. Tes Gerak Pasif
  • Gerak Full ROM pada fleksi siku terasa nyeri tajam
  • Gerak Full ROM fleksi pergelangan tangan didapatkan nyeri tajam juga
4. Tes Gerak Isometrik
  • Gerak isometrik palmar fleksi pergelangan tangan terbatas dan sakit
  • Gerak isometrik dorsal fleksi pergelangan tangan tidak ada keluhan
5. Tes khusus
  • Palpasi pada area group otot flexor pergelangan tangan yang sejajar dengan epicondylus medialis humeri terjadi nyeri tekan
  • Palpasi pada ekstensor pergelangan tangan yang sejajar dengan epicondylus medialis tidak ada keluhan

Pemeriksaan Penunjang

Tidak memerlukan pemeriksaan dan tes penunjang

Diagnosa

Struktur Tubuh dan Fungsi
  1. Nyeri pada medial epicondylus medialis
  2. Muscle imbalance
  3. Inflamasi pada siku
  4. Fleksibilitas menurun
  5. Penurunan stabilitas sendi siku, pergelangan tangan dan bahu
Keterbatasan Aktivitas Keseharian (ADL)
  • Memasak mengalami hambatan
  • Menggenggam tidak penuh
  • Mendorong terasa nyeri pada siku
  • Mengetik menjadi sakit pada siku dan bahu
  • Menulis mengalami keterbatasan gerakan
  • Menjinjing barang berat mengalami hambatan
Partisipasi Restriksi
  • Penderita tidak dapat bekerja lagi dan harus istirahat
  • Walaupun bekerja bisa dilakukan dengan pindah pekerjaan yang lain atau tidak mencetak rokok dengan mesin lagi
  • Hobi memasak mengalami hambatan
  • Bersepeda mengalami keluhan nyeri pada siku
Diagnosa Berdasarkan ICF
Nyeri gerak dan spasme pada siku terutama pada otot brachialis karena trauma pada sendi siku

Rencana Penatalaksanaan Terapi

Tujuan
  • Menghilangkan nyeri
  • Mengembalikan gerak fungsional siku
Prinsip
  • Meningkatkan kekuatan otot fleksor siku dan pergelangan tangan
  • Menghancurkan adhesion
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • meningkatkan ruang lingkup gerak sendi siku dan pergelangan tangan
Edukasi
  • Memberikan pengarahan untuk menghindari kontra indikasi nyeri
  • Saran latihan sendiri di rumah agar pasien dapat melatih keluhan tersebut
  • Mengajarkan pola gerak yang benar dalam melakukan gerakan fleksi-ekstensi siku
Kriteria Rujukan
  • Dokter Ortopedi
  • Fisioterapi

Prognosis

Prognosis akan membaik jika segera dilakukan perawatan dan terapi pada kasus penyakit itu.
Tapi jika dibiarkan penderita menahan sakit, melakukan aktivitas repetisi lagi pada siku, minum obat penghilang nyeri dan di pijat tidak mengatasi keluhan dan bersifat sementara.
Sebab keluhan tersebut jika dibiarkan, maka prognosis akan memburuk dan mengalami inflamasi kronik dan pasien mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas keseharian (ADL).

Kode Penyakit

Kode ICD: M77.01
Kode ICF: -

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel