Tahukah Pemanis Buatan Sakarin Aman Untuk Penderita Diabetes

Tahukah Pemanis Buatan Sakarin Aman Untuk Penderita Diabetes

pemanis buatan sakarin



Sobat secangkir terapi, tahukah bahwa sakarin dapat membuat lidah penderita diabetes menjadi pahit jika konsumsi berlebih.


Tahukah Apa Itu Sakarin

Mungkin sobat belum pernah mendengar atau sudah mendengar mengenai sakarin, dimana dalam industri makanan zat ini digunakan untuk pemanis lho, dimana hal ini digunakan untuk menggantikan gula sebagai pemanis yang setiap hari sobat secangkir terapi konsumsi.

Namun apakah sakarin itu bahaya atau aman ikuti selengkapnya informasi berikut ini.

Mengenal Sakarin

Sakarin adalah suatu zat pemanis buatan yang dibuat untuk menimbulkan rasa manis tapi tidak bergizi.

Penggunaan sakarin digunakan oleh industri makanan lewat pabrik dan beberapa digunakan untuk bidang campuran obat dalam dunia farmasi.

Contoh pemanis buatan

  1. Selai
  2. Pasta gigi
  3. Obat obatan seperti ibuprofen
  4. Permen
  5. Makanan manisan
  6. Dll

Efek Sakarin

Sakarin mempunyai efek yaitu 200-700 kali lebih manis daripada sukrosa namun tidak menimbulkan penyakit diabetes atau memicu meningkatkan kadar gula darah.


Kegunaan Sakarin

  • Sakarin dapat digunakan sebagai pelengkap dan pengganti pemanis lain
  • Membantu penderita diabetes dalam memberikan efek rasa manis selain gula dan aman di konsumsi
  • Bagus untuk perawatan gigi
  • Membantu diet dalam mengontrol gula darah lewat diet gula rendah kalori
  • Alternatif pemanis buatan


Kerugian Sakarin

  • Rasa pahit di lidah jika penggunaan berlebih
  • Pada beberapa kasus sakarin memicu terjadinya kanker
  • Sakarin tidak mengandung makanan yang berenergi
  • Penggunaan sakarin tidak dianjurkan untuk ibu hamil, anak dan balita
  • Pada sebagian kecil orang akan menimbulkan alergi


Makanan dan minuman yang mengandung sakarin

  • Minuman soda free kalori dimana ada tambahan sakarin dalam minuman itu
  • Coca cola mengandung sakarin dan natrium siklamat 0.39 gram per kg 
  • Ricola mengandung aspertam
  • Frozz mengandung sorbitol
  • Wybert diet mengandung aspartam 10 mg
  • ESQ mengandung sorbitol
  • Ever-C 100 mengandung aspartam
  • Dll



Penggunaan sakarin dan pemanis lain

Sakarin bisa digunakan dengan pemanis lain seperti aspartam, sorbitol, siklamat dalam memberikan rasa manis buatan yang mampu membuat anda merasa manis di lidah.

Contoh penggunaan sakarin dengan pemanis lain

  1. Sakarin dan aspartam bisa dicampur pada minuman soda dimana minuman tersebut memiliki rasa manis sesaat
  2. Sakarin dan siklamat bisa dicampur pada minuman kemasan teh dimana rasa pahit dapat ditutupi dan melengkapi rasa manis tersebut


Siklamat adalah bubuk kristal putih, tidak berbau dan kira-kira 30 kali lebih manis dari pada gula tebu dengan takaran siklamat kira-kira sebesar 0,17%


Kenapa penderita diabetes memerlukan sakarin ?

Penggunaan sakarin sekarang meluas di semua jenis makanan dan minuman sehingga cocok untuk penderita diabetes karena sakarin tidak mempunyai kalori (low kalori).

Pada penderita diabetes sakarin dapat memicu organ pankreas dalam mengeluarkan insulin yang berguna untuk menormalkan gula darah saat rasa manis dirangsang oleh lidah penderita diabetes.


Apakah sakarin dapat menyebabkan kanker?

Pada beberapa penemuan kasus diabetes yang sering menggunakan sakarin sebagai program diet ditemukan kasus bahwa sakarin dapat menimbulkan karsinogenik dimana pada uji laboratorium pada tahun 1970 ditemukan bahwa pada tikus terdapat kanker kandung kemih dimana penggunaan sakarin dalam dosis tinggi akan memicu kanker.

Namun temuan tersebut tidak terbukti pada manusia dimana sakarin aman dan diperbolehkan untuk pendrita diabetes.

Penggunaan Sakarin untuk ibu hamil aman ga?

Penggunaan sakarin untuk ibu hamil dalam dunia kesehatan masih ada perdebatan mengenai aman atau tidak, dimana memang hal ini pada beberapa ibu hamil dapat memicu alergi.

Tapi untuk ibu hamil yang sudah terbiasa dengan sakarin tidak berakibat kepada alergi sehingga hal ini sering menjadi perdebatan di antara paramedis.

Walaupun demikian penggunaan sakarin pada ibu hamil, anak kecil dan balita penggunaan sakarin tidak diperbolehkan dengan alasan memicu alergi.

Penggunaan Sakarin untuk bayi dan anak kecil aman atau bahaya?


Seperti kasus ibu hamil diatas penggunaan sakarin dalam dunia kesehatan masih dalam perdebatan sehingga jika penggunaan yang memicu alergi harus segera dihentikan, namun dengan catatan jika terjadi kasus sekunder dibawah ini mohon dihentikan juga penggunaan sakarin.

Alergi pada kasus anak, ibu hamil dan balita lebih condong kearah penurunan daya tahan tubuh seperti:
  • Kesulitan bernapas
  • Diare
  • Gatal di kulit
  • Hipersensitif pada kulit
  • Sakit kepala
  • Kesulitan bernapas


Tapi untuk penggunaan selain kasus diatas diperbolehkan asal dikonsumsi dengan wajar dan sesuai takaran yang diperbolehkan oleh lembaga pengawas obat dan makanan setempat.


Takaran pemanis buatan sakarin yang diperbolehkan dikonsumsi?

Penggunaan sakarin yang wajar dan diperbolehkan dalam takaran harian adalah  5 mg/kg berat badan/hari.

Contoh konsumsi sakarin yang aman untuk kesehatan


Jika berat badan anda 60 kg, maka konsumsi sakarin yang normal adalah 60 x 5 = 300 mg atau sama dengan 3 gram per hari.

Jadi sakarin aman dan diperlukan oleh penderita diabetes sehingga penderita banyak terbantu dengan pemanis buatan ini.

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel