Perbedaan Osteoartritis dan Rematoid Arthritis

Perbedaan Osteoartritis dan Rematoid Arthritis

gejala dan penyebab osteoartritis dan reumatoid artritis


Penyakit OA dan RA

Sobat secangkir terapi, penyakit osteoporosis dan rematoid artritis merupakan penyakit sendi yang menyerang siapapun dan mengakibatkan nyeri dan sakit pada persendian, sehingga menimbulkan keterbatasan gerak sendi serta terjadinya peradangan jaringan tulang rawan di dalam persendian.


Definisi Osteoartritis dan Reumatoid Artritis


Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif yang mempunyai kelainan primer pada tulang rawan sendi (cartilage).

Reumatoid Artritis adalah penyakit yang mempunyai kelainan primer pada sinovia.

Etiologi RA dan OA


Etiologi Osteoartritis (OA)

Pada OA secara etiologi disebabkan oleh perubahan biokimia tubuh dimana terjadi ketidakseimbangan hormonal dan perubahan pembentuk tulang rawan.

Contoh:
  • Gangguan menstruasi pada wanita.
  • Awal menopouase pada wanita.

pengapuran snedi lutut
Gejala osteoartritis pada sendi besar atau lutut dan bahu

Etiologi Reumatoid Artritis (RA)

Pada RA tidak diketahui (undefined) dengan pasti penyebab terjadinya rematoid artitis, namun penelitian baru - baru ini RA disebabkan oleh faktor imunologi dan udara dingin.

Contoh:
  • Daya tahan menurun.
  • Udara dingin yang menusuk persendian di jari -jari.


peradangan sendi jari tangan dan ibu jari
Gejala rematoid artitis pada sendi-sendi kecil atau jari - jari tangan


Patofisiologi OA dan RA

Proses degeneratif pada awalnya disebabkan perubahan biokimia pada tulang rawan, dimana integritas tulang rawan sendi mengalami penipisan sehingga lambat laun tulang rawan tersebut akan menipis dan habis.

Jika pada OA sendi yang terkena adalah persendian besar seperti sendi lutut, bahu. Sedangkan pada RA yang terkena adalah persendian kecil, seperti: jari - jari tangan, jari - jari kaki.

Patofisiologi osteoartritis

Perubahan pada tulang rawan sendi dipengaruhi oleh proses biokimia tubuh dimana perubahan struktur kimia dan proses biologis dilatarbelakangi oleh proses penuaan, gangguan hormonal dan terjadi tidak seimbangnya komponen pembentuk tulang rawan.

Dalam proses perubahan biokimia tubuh, cairan atau gel pelapis antar ruas tulang sendi tersebut mulai mengalami penipisan ditandai dengan bunyi "klik" atau "kruk" antar ruas tulang, dimana tidak ada sekat yang membatasi membran tulang sehingga bantalan (gel) pada tulang rawan cartilage mengalami keausan atau mulai menipis.

Fungsi bantalan tersebut untuk menjaga agar antar ruas tulang tidak bersinggungan atau bergesekan dan berbenturan sehingga permukaan ujung tulang tidak merusak jaringan rawan di dalam rongga sinovial.

Kejadian gesekan antar tulang tersebut lama - kelamaan akan mengakibatkan terjadinya inflamasi ditandai dengan pelepasan serpihan tulang rawan sendi kedalam rongga sendi, sehingga pasien Osteoartritis akan mengalami sakit yang tidak tertahankan sewaktu melipat kaki atau bahu.


Patofisiologi Reumatoid Artritis

Pada awalnya dilepaskan berbagai komponen destruktif akibat proses inflamasi ke dalam rongga sendi sehingga tulang rawan sendi mengalami kerusakan pada sinovia.

Perubahan sinovia pada tulang rawan sendi dipengaruhi oleh hiperplasi jaringan yang mengalami granulasi dan lambat laun akan mengakibatkan sinovitis, sehingga jaringan rawan tersebut membentuk pannus dimana hal tersebut bersifat destruktif dan mengakibatkan pada kerusakan sendi.

Semoga informasi diatas berguna untuk sobat secangkir terapi dalam mengetahui gejala dan penyebab osteoartitis (OA) dan rematoid artitis (RA).

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel