25 Larangan Dan Anjuran Nyeri Ischialgia Serta Deskripsinya

nyeri ischialgia nyeri pada bokong dan tungkai



Sobat secangkir terapi, penyakit peradangan pada daerah bokong atau dinamakan Nyeri Ischialgia (Sciatica ) disebabkan oleh penjepitan akar saraf ischiadikus yang mempersarafi daerah bokong sampai tungkai.

Larangan dan Anjuran Sciatica (Ischialgia)


Deskripsi secara etiologi peradangan ischialgia disebabkan oleh beberapa faktor seperti gerak mekanik tubuh, trauma fisik, kimiawi, infeksi, gangguan metabolisme dan autoimun. 


Sumber Nyeri

Sumber nyeri ada 3 yaitu:
  • Nyeri radikuler (sering merasa sakit terlokalisir/nyeri setempat)
  • Nyeri referred (nyeri berubah lokasi)
  • Nyeri fisiologis (sementara/tidak menjalar)

Derajat nyeri seseorang hilang timbul sesuai aktivitas yang dikerjakan, pola gerak yang salah dan aktifitas yang berat.


Gambaran atau Deskripsi Nyeri Ischialgia (Sciatica)

Deskripsi secara patologi / riwayat perjalanan penyakit nyeri ischialgia adalah :
  1. Awalnya nyeri di area pinggang ( LBP ) dan pinggul terasa kencang.
  2. Rasa tertusuk jarum di daerah bokong sebelah sisi dan menjalar ke bawah sampai ke tungkai.
  3. Morning sickness. Sakit sewaktu bangun tidur diwaktu pagi hari, sehingga harus mencari posisi yang pas untuk bangun, duduk dan berdiri.
  4. Berdiri terasa mengganjal dan menusuk di area bokong dan paha.
  5. Berjalan terasa berat dan sakit seperti ada yang membebani di daerah paha.
  6. Melangkah tertatih - tatih dan menjinjit. Terkadang harus diangkat sebelah tungkai untuk meredakan dan mengurangi sakitnya.
  7. Rasa kesetrum saat langkah sudah panjang sewaktu berjalan, jadi harus istirahat sejenak dan jika dipaksakan berjalan akhirnya jatuh, karena hilangnya keseimbangan tubuh menahan sakit yang diderita.


Indikasi ischialgia

  1. Area bokong meradang sebelah sisi.
  2. Rasa baal / tidak berasa/kesemutan di sepanjang tungkai karena berkurangnya sensoris saraf/diferensiasi nerve sensoris.
  3. Pembengkakan di area paha dan bokong.
  4. Sakit jika di ekstensikan / diluruskan tungkai.
  5. Nyeri tekan di daerah penjalaran.



Kontra indikasi ischialgia


  1. Penekanan area bokong.
  2. Obesitas / kegemukan.
  3. Angkat beban berat.
  4. Salah gerakan.
  5. Posture yang jelek.
  6. Posisi tidur yang salah.
  7. Posisi duduk yang salah.
  8. Posisi berdiri yang salah.
  9. Posisi berjalan yang salah.



Larangan dan anjuran untuk nyeri ischialgia


1. Obesitas / kegemukan harus di turunkan berat badan.
2. Menunduk / membungkuk dilarang. Contoh : menyapu sambil membungkuk. Jika mengambil barang di lantai usahakan badan tetap lurus dan tegak.
3. Naik turun tangga tidak diperbolehkan.
4. Angkat benda berat di hentikan. Contoh : mengangkat jemuran.
5. Posisi jongkok waktu BAB / beol di perhatikan, contoh; harus pakai WC duduk. Jika tidak ada WC duduk posisi BAB yang benar posisi duduk selonjor, kaki di ekstensi / lurus yang sehat dan agak ditekuk yang sakit.
6. Loncat-loncat menyebabkan sakit.
7. Posisi duduk yang benar untuk ischialgia, kaki salah satu disilangkan ke sebelahnya.
8. Posisi sholat saat duduk tahiyat akhir jangan ditekan di area yang radang. Sholat cukup duduk bersila jika dirasa sakit
9. Posisi tidur telentang, posisikan tidur yang nyaman dengan satu kaki yang sakit di ganjal bantal  / guling tempatkan di belakang lutut dan tungkai yang sakit sedikit di fleksikan / ditekuk.
10. Posisi tidur miring, posisi pada sisi tubuh yang sehat untuk tidur miring. Tungkai yang sakit harus di ganjal guling diapit paha, posisi tungkai yang sakit fleksikan / tekuk 90 derajat.
11. Posisi tidur tengkurap diperbolehkan asal bokong yang meradang dan tungkai tidak terkena tekanan / pressure tubuh atau benda lain.
12. Sewaktu bangun dari tempat tidur, cari posisi aman dan nyaman jangan langsung bangun dan duduk. Tapi bangun dengan miring dulu tungkai yang sakit sedikit ditekuk dan duduk.
13. Ayunkan tungkai yang sakit di tepi bed / tepi kamar tidur untuk latihan.
14. Berdiri aman mulai dengan meraih kursi atau benda yang steady / kokoh untuk pegangan.
15. Melangkah aman, kaki tidak boleh jinjit dan diangkat. Harus fleksi / dilipat dan ekstensi / lurus.
16. Berjalan seperti orang biasa, jika sakit tak tertahankan istirahat dengan duduk yang benar atau berbaring sesuai posisi diatas.
17. Tungkai yang sakit harus sering di fleksikan atau ditekuk jangan diekstensikan atau diluruskan.
18. Kurangi berjalan jauh.
19. Kompres es jika masa akut di area bokong  dan jika sudah kronis pakai modalitas panas untuk meredakan nyeri. Contoh: pakai air hangat di dalam botol di kompres di area sakit.
20. Pakai korset atau bebat untuk menahan rasa sakit di pinggang dan betis.
21. Minum obat penghilang rasa sakit. Contoh: Asam mefenamat, Meloxicam, Myonep, dll
22. Dilarang keras mengurut / memijat dengan kuat di area yang sakit. Karena menyebabkan ketegangan otot dan saraf.
23. Cara memijat dan mengurut yang benar cukup di pusut / diusap dengan lembut di area yang sakit.
24. Bawa ke dokter bila sakit sudah tak tertahankan.
25. Fisioterapi siap membantu Anda untuk menghilangkan rasa sakit yang Anda keluhkan.

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel